Lisa menatap sahabatnya, Dewi, yang kini berdiri di panggung pelaminan dengan gaun putih panjang berekor. Di setiap sisinya ada renda rumit dengan manik-manik yang mewah. Rambut Dewi disanggul dengan mahkota indah yang membingkai kepala. Di sisinya, berdiri Kellan denga setelan jas hitam penuh rasa percaya diri. Pernikahan mereka telah dilaksanakan siang tadi. Malam ini merupakan malam perayaan dengan seribu tamu undangan. Di sisi lain panggung, berdiri Rena dan Antonio dengan senyum terkembang. Mereka aktif menyalami satu demi satu tamu undangan yang semakin malam semakin banyak berdatangan. Rena memiliki banyak koneksi dalam dunia bisnis, begitu pun dengan Antonio. Mereka berdualah yang paling banyak mengundang para tamu. Sementara Kellan dan Dewi, hanya sebagian saja yang mereka und

