Pesta pernikahan telah berakhir. Jam sudah menunjukkan pukul dua dini hari. Dewi dan Kellan berada di kamar suite room hotel di salah satu kawasan Kemayoran. Rena yang telah mengatur semuanya, bahkan hingga keperluan-keperluan detail. Entah Dewi harus berterimakasih seperti apa lagi kepada mertuanya itu. Sebagai seorang ibu, Rena melakukan banyak hal untuk putra dan menantunya. Dewi bersandar di kepala ranjang dengan wajah yang lelah. Dia menatap Kellan yang duduk di sisinya dengan lirikan pelan. Lelaki itu terlihat mengamati Dewi dengan sungguh-sungguh. Bibirnya melengkung, menciptakan senyum menawan. Sebelah tangannya merengkuh bahu Dewi dan mengusap-usapnya lembut. "Capek?" tanya Kellan penuh perhatian. "Lumayan," jawab Dewi lirih. Entah kenapa, dia merasa canggung berada dalam sa

