Keposesifan Kellan

1192 Kata

Tidak ada kata-kata yang bisa Kellan ungkapkan untuk kebahagiaan yang ia miliki saat ia pulang dan melihat keberadaan Dewi di dapur, sibuk menyiapkan sesuatu entah apa. Kata-kata tak bisa mewakili rasa yang mendera d**a. Ungkapan bibir tak mampu mewakili rasa. Nyaman, hangat, dan rasa kembali ke rumah. Itulah apa yang mendekati emosinya saat ini. Tidak pernah Kellan merasakan euforia sebesar ini. Tanpa kata, dia segera memeluk pinggang Dewi dari belakang dan menariknya dalam pelukan. Aroma wanita ini masih sama. Wangi yang sangat khas. Lembut kulitnya masih sama. Seperti sutra paling istimewa yang pernah ada. Leher Dewi menjadi pelabuhan bagi wajah Kellan. Dia menyurukkan diri dalam-dalam, menyesap semua eksistensi wanita ini. "Kellan! Hei! Hei! Apa-apaan ini? Aku lagi menggoreng!"

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN