Kellan jelas tak suka dengan apa yang baru saja Dewi katakan. Dia memilih diam dan berlalu pergi. Emosinya sedang tak stabil. Ibaratnya, baru saja dia merasakan titik klimaks kebahagiaan kemudian diturunkan ke titik terendah. "Kellan?" tanya Dewi mencoba menahan. Dari sikap lelaki itu, Dewi tahu Kellan marah. "Aku mau mandi!" ucapnya singkat dan meninggalkan Dewi seorang diri. Dewi menatap kondisi dapur yang berantakan dan tersenyum miris. Bagus. Kellan sudah mengganggunya, membuat gosong gorengan, dan sekarang dia pergi seenaknya sendiri. Sempurna. Tanpa babibu lagi, Dewi merapikan beberapa perabotan di dapur dengan cekatan. Dia tak ingin terlalu lama di sini. Malam sudah larut. Sebentar lagi waktu makan tiba. Setelah selesai membenahi dapur, Dewi menyiapkan sajian sup buntut da

