Surat Tantangan

1039 Kata

Dua bulan telah lewat semenjak Bram dipecat dari pekerjaannya sebagai marketting sebuah BPR. Hari tetap berjalan, mentari tetap bersinar, bahkan sinar bulan pun tetap menyapa malam. Seolah dunia tak peduli dengan tragedi mereka. Membuat Dewi dan Bram merasa semakin terkucil dan terasing dari dunia yang sebenarnya. Harapan demi harapan mulai menipis, semangat demi semangat mulai mengeropos. Membuat Dewi dam Bram terbelenggu sepi dan keputusasaan. "Sayang, kontrakan kita mulai dibatasi sampai lusa. Tabungan kita sudah tak ada. Aku perlu keluar untuk mencari pinjaman dari temen. Nggak apa-apa kan kamu di rumah sendiri? Mungkin nanti malam baru bisa balik." Di suatu sore, Bram berpamitan untuk keluar dari rumah, meninggalkan Dewi seorang diri. Sakit. Itulah apa yang Dewi rasakan saat ini

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN