Fahrani mengerjapkan mata ketika alarm yang berasal dari ponsel pintar,, berbunyi. Membuka mata dan melihat ke arah dinding di mana benda berbentuk bulat yang berguna sebagai penunjuk waktu itu berada. Sudah saatnya sholat subuh, gadis itu tidak pernah sekalipun melupakan kewajibannya pada Sang Pencipta. Ia berjalan menuju sofa, di mana suaminya berbaring di sana. Ya, sejak menikah sofa itu menjadi tempat tidur bagi sang pria karena tidak ingin tidur satu ranjang dengannya. Fahrani masih ingat bagaimana dinginnya sikap Dani saat itu. Saat malam pertama setelah siang harinya mereka resmi menjadi suaminya istri. "Kalau Mas mau istirahat, Tidur aja di kasur ini," ujar Fahrani sambil menepuk tempat tidur yang saat ini ia duduk. "Aku mau tidur di sofa. Kamu aja yang tidur di situ," jawab D

