Jam sudah hampir menunjukkan pukul 12 dini hari ketika aku menyelesaikan tugas stop motion ku. Setelah membereskan laptop dan tidak lupa menyimpan tugasku ke dalam flash disk untuk berjaga-jaga jika mendadak laptop ku error, aku keluar dari kamar untuk mengambil beberapa cemilan dari kulkas. Dalam gelapnya ruangan yang hanya ada pencahayaan dari senter yang kubawa, aku berjalan perlahan, terkesan mengendap ke arah dapur. Aku sempat melirik kamar Bude yang terkunci rapat. Di jam-jam ini, Bude kemungkinan sudah tidur lelap. Aku menatap kulkas yang hanya berisi bahan makanan mentah dengan wajah kecewa. Tidak ada satupun makanan ringan yang bisa ku bawa ke kamarku. Aku memang belum sempat berbelanja stok cemilan untuk bulan ini karena disibukkan oleh berbagai aktivitas mulai dari pernikahan M

