Sudah 30 menit semenjak final pertandingan Karate untuk Kumite senior putri -68 kg dilaksanakan. Seperti yang sudah diprediksi oleh Senpai Ren, aku mendapat juara pertama untuk kelas ini. Kebanyakan lawan-lawanku adalah lawan yang biasa kuhadapi di pertandingan sebelumnya. Hanya ada beberapa wajah baru. Sambil menunggu penyerahan hadiah, aku duduk menonton pertandingan Kumite junior putri. Kouhai yang beberapa hari lalu sempat menyapaku di pertandingan sebelumnya kini berdiri di pinggir arena sambil melambaikan tangannya padaku meminta dukungan. Aku lupa namanya, seingatku Anra. Aku jarang bertemu dengan gadis itu. Meskipun satu aliran atau seperguruan, kami berasal dari tim KKI yang berbeda. Kami pertama kali bertemu saat di camp latihan untuk mewakili provinsi Jawa Barat di PON sekitar

