38. Hidup yang maju

1264 Kata

Hari terakhir Shane di sekolah … Dia bersama teman-temannya berfoto bersama di depan gedung sekolah. Di sana, mereka melepaskan pertemanan selama di sana, tidak ada yang sedih, hanya ada rasa bangga karena bisa melewati semua itu dengan sangat baik bersama. Ya … perjalanan SMA yang begitu cepat dan mungkin terlalu singkat untuk Shane. Hanya saja, inilah keinginannya, segera pergi dari sekolah dan bisa melanjutkan perjalanannya untuk ke Inggris. “Whoa … kita bakal pisah nih! Kalau udah balik ke Jakarta, jangan lupa kabar-kabar yak!” ujar Kaito pada Shane dan Ben. “Lu juga, jangan lupa kalo pernah punya temen gilak kek kita,” sahut Ben. “Hahhaa, nggak akan bisa lupa! Kalian ini punya wajah kek buronan, mana bisa gue lupa,” ujar Kaito membalas Ben. “Shane, lu jadi ke inggris?” tanya Ben

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN