Pagi harinya Blue Sea tidak masuk ke kantor, dia lebih memilih untuk menjaga istrinya. Apalagi mengenai masuknya Kejora ke rumah sakit tidak ada yang tahu. Memang Kejora sendiri yang meminta merahasiakan ini, sebab tak ingin membuat ayahnya kambuh dari penyakitnya. ‘’Sea, kenapa kamu tidak pulang terlebih dahulu. Kasihan Nick,’’ ucap Kejora tulus. ‘’Tak apa, di rumah ada banyak pelayan yang menjaganya. Lagi pula setelah aku pikirkan baik – baik rasanya seperti ada sesuatu yang mengganjal di hatiku. Semalam karena aku terlalu syok makanya aku tidak bisa berpikir jernih,’’ jawab Blue Sea sambil menyuapi istrinya. ‘’Apa maksudmu?’’ tanya Kejora tidak mengerti. ‘’Samar – samar saat pesta malam itu kami mabuk berat, dan Stecy malam itu bergumam sesuatu,’’ jawab Blue Sea setengah

