Manisnya Sebuah Cinta

1019 Kata

Sebulan setelah dibukanya toko, Haidar langsung mengajak Cellyn untuk pulang ke tanah kelahiran menjemput sang ibu. "Haidar, apa kamu tidak keberatan jika ibu nanti tinggal bersama kita?" tanya Cellyn. "Tentu saja tidak, ibumu adalah ibuku. Tapi biar adil nanti setelah kita menikah seminggu kita tinggal bersama ibumu di toko dan seminggu lagi di rumahku. Jadi biar mereka tidak saling iri," jawab Haidar. "Aku tidak menyangka lelaki b******k sepertimu sekarang sudah bisa bijaksana," ujar Cellyn. Haidar tidak marah, dia sadar jika dulu dirinya memang lelaki b******k. "Justru karena aku sudah pengalaman makanya aku harus lebih hati - hati ke depannya, biar aku tidak menyesal untuk kesekian kali sebab kebrengsekanku itu," balas Haidar. "Pengalaman apanya ini?" goda Cellyn. "Kalau kamu be

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN