Baru saja Haidar menjalankan mobilnya, tapi matanya langsung tertuju pada ponsel milik Cellyn yang masih tertinggal di kursi. ‘’Pasti dia tidak sadar kalau ponselnya jatuh, dasar gadis ceroboh,’’ gumam Haidar memutar arah lagi. Namun betapa terkejutnya ketika melihat temannya dibawa oleh orang – orang yang tidak dikenal secara paksa. ‘’Astaga, Cellyn dalam bahaya,’’ pekik Haidar. Haidar mempercepat mobilnya, akan tetapi Cellyn sudah di bawa masuk dan mobil tersebut juga sudah melaju cepat. Di antara kepanikannya Haidar mencoba meraih ponselnya menelepon sambil menyetir, hampir saja dia menyerempet mobil lain. Akan tetapi mobil lain itu mampu mengendalikan arah sehingga tabrakan itu tidak terjadi. Setelah memberitahu polisi plat nomor dan juga arah jalan, Haidar mele

