Perdebatan Hati

1627 Kata

Happy Reading. Arabella terbangun dari tidurnya ketika merasakan ranjangnya bergetar. Dia lalu mengerjap, mencoba mengumpulkan kesadarannya. Arabella menurunkan pandangannya, sedikit terkejut ketika mendapati sebuah lengan yang memeluk dirinya. Pelukan itu sangat erat hingga membuatnya sesak. Kebingungan Arabella semakin bertambah ketika merasakan udara panas menyentuh kulit lehernya. Segera Arabella membalikkan badan, dan langsung berhadapan dengan Lukas yang setengah terpejam setengah tersadar. Arabella terdiam sejenak sambil mengawasi Lukas dengan seksama. "Selain wajahku yang pucat apalagi yang mengerikan disana?" Lukas berucap pelan, membuka matanya dan langsung menemukan wajah Arabella yang begitu dekat dengannya. Arabella mengulas senyum tipis. Lalu tanpa sadar menggerakkan tanga

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN