Saat di kediaman Faresta, Felix menerima sesuatu dari Bagas--katanya ada seorang kurir yang mengantarkan sesuatu untuk Felix. Entah apa isinya, Bagas tidak mencari tahu. Ketika paket tersebut dia terima, langsung Bagas berikan kepada Felix. "Dari siapa?" Felix mengguncang kotak persegi panjang itu. "Ringan sekali." Lantas bergumam heran. Apa yang ada di dalamnya sehingga sangat ringan seperti tidak terdapat sesuatu. Pada kotak itu sama sekali tidak tertera nama pengirim atau alamat dari mana pun. Bagas menaikkan kedua bahu. "Saya tidak tahu, tiba-tiba saja ketika saya habis memeriksa keadaan sekitar, tukang kurirnya datang. Katanya ada kiriman barang untuk Felix Gamya." Karena Bagas orangnya terlalu cuek, dia tidak kepikiran bertanya lebih banyak. "Saya kelupaan menanyakan ini dari siap

