Ketika akhir minggu tiba, Nessi merasa senang. Siapa tahu dengan menginap di rumah kedua orangtua hubungan di antara mereka membaik. Setelah kejadian foto kemarin, Felix masih bersikap acuh tidak acuh. Felix bahkan semalam tega memilih menetap di kediaman Faresta dari pagi hingga malam. Nessi sedih, tidakkah Felix berpikir untuk mempercayai foto itu? Sudah berapa kali Nessi bilang, dia dan Nio hanya berteman. Tidak pernah terjadi sesuatu yang lebih dari pelukan seorang lelaki menenangkan sahabat perempuannya. Bukankah sudah Nessi katakan jika Felix yang telah mencuri ciuman pertamanya? Masa masih mau mempercayai foto sialan itu! "Mas, jam berapa kita berangkat ke Bekasi? Aku udah siap-siap nih, berangkat pagi ini aja yuk? Biar jam makan siang nanti udah sampai di kediaman Mami, pengen mak

