Setelah cctv beres di pasang di beberapa penjuru rumah bagian luar dan dalam, Nessi akhirnya merasa lega dan aman. Dia yakin setelah ini pasti tidak akan adalagi yang mengganggunya. Cctv akan merekam semua, jika terjadi sesuatu Felix siap menghabisi orang itu. "Sayang sudah merasa lebih baik setelah pemasangan cctvnya?" Mengusap rambut Nessi, mengecup lengannya gemas. Semalam wanita itu marah, hanya saja tetap meminta dipeluk selama tidur. Sangat lucu, Felix tidak bisa berhenti tertawa melihat tingkahnya yang tiba-tiba aneh. "Sudah. Kamu mau ke kediaman Faresta dulu kah? Aku mau liat restoran kita, senin ini langsung dikerjain kan semuanya?" Felix mengangguk. "Aku mau melihat barang-barang perlengkapan bangunannya. Apakah sudah cukup atau belum." "Bareng sama aku atau berangkat sendiri s

