Sehabis dari apartemen Nio, Nessi memutuskan untuk pulang ke kediamannya. Tadi dia mencari makanan yang diinginkan, lalu sekalian saja singgah ke tempat Nio untuk mengantarkan buku menu restoran Gamya. Biar secepatnya Nio bisa mempelajari setiap menu, kemudian latihan sedikit-sedikit sebagai pemantapan. Nessi pun demikian, hanya saja saat ini dirinya sedang diserang rasa malas yang benar-benar berlebihan. Jadi apa saja yang Nessi kerjakan, harus memiliki niat yang kuat sebelumnya. Jika tidak, maka jangan harap dia akan bergerak. Nessi pemalas, sangat jarang hal seperti ini terjadi padanya. Saat memasuki pintu utama, Nessi sudah mengernyit bingung. Kenapa kediamannya sangat sepi dan seperti tidak ada satu pun orang berada di dalam? Seluruh ruangan nampak gelap, Nessi melangkah pelan sambil

