31. Kumpul Bersama

1860 Kata

Pagi-pagi sekali Nessi sudah bangun dari tidurnya. Semalam dia benar-benar pulas dan tidak tahu apa-apa lagi. Setelah acara selesai, langsung ketiduran seperti latihan meninggal--bahkan jika ada terjadi sesuatu, Nessi mungkin saja tidak mendengarnya. "Sayang, bangun, sudah pagi." Mengecup pipi Felix berkali-kali. Ternyata semalaman dia tidur dalam pelukan sang suami, pantas saja begitu hangat dan menenangkan. Nessi menyisir rambut Felix menggunakan jemarinya, pemandangan paling indah yang dia terima setelah menikah--wajah tampan suaminya. Satu kebiasaan Felix yang Nessi dapatkan. Pria itu tidak bisa tidur menggunakan pakaian? Lihat pagi ini, ternyata Felix hanya menggunakan boksernya. Ya Tuhan, tubuh atletis itu sangat jelas terlihat di depan mata Nessi. Untung saja selimut menutupi seba

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN