"Kamu sedang mempermainkan perasaanku, ya?" tanya Yoga dengan tatapan dingin. "Maksudmu, apa?" "Kamu balikan lagi sama Ivan? "Ya ... memangnya kenapa?" Yoga langsung memukul dinding yang ada disamping Anggi saat mendengar jawaban itu. Meleset sedikit saja pukulannya barusan, lenyap sudah kepala gadis itu. "Kamu kenapa, sih?" tanya Anggi. "Semalam kamu bilang kalau Ivan bukanlah cowok baik-baik. Tapi sekarang, kamu malah balikan lagi sama dia." Anggi menatap tajam Yoga. Karena dia selalu ikut campur dengan semua urusannya. Terlebih dengan hubungannya dan juga Ivan. Dia tak berhak atas semua itu. "Apa maksudmu mengatakan kalau aku sedang mempermainkan perasaanmu? Aku bukan siapa-siapa mu, Yoga. Aku nggak suka sama kamu, dan aku juga nggak pernah mengatakan kalau aku suka sama kamu!"

