PRT : 52

1036 Kata

Detak jantung Anggi semakin terasa tak beraturan saat dirinya berada sangat dengan Yoga. Apalagi dengan penampakan tubuh atletis tanpa baju itu. Ia merasa mau mimisan saja. "Kalau kamu dekat denganku seperti ini, kan lebih enak," ujar Yoga menghancurkan pikiran-pikiran m***m yang merasuki otak Anggi. Ia segera melepas pegangan Yoga di pergelangan tangan dan pinggangnya dan mulai mengkondisikan aliran darah serta detak jantungnya. "Jangan bercanda lagi," balas Anggi mulai membasahi handuk dengan air hangat, kemudian memerasnya. Tangannya mulai menelusuri badan Yoga, dengan lembut ia mengelap bekas keringat yang semenjak kejadian menakutkan itu belum disingkirkan dari tubuhnya. Tapi tetap saja, tak membuat pesona cowok yang berstatus dokter bedah syaraf ini jadi luntur. Masih ada rasa ca

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN