Sementara itu, di luar paviliun kediaman putra mahkota, Kasim Hoton sedang bersama Khnun mendiskusikan masalah pertemuannya yang tertunda. "Bagaimana, ada perkembangan?" tanya Khnurn. "Lima menteri bersedia menemui Anda yang mulia, bahkan dua orang lainnya sudah mengirimkan surat terlebih dulu, dan bersedia untuk bekerja sama walaupun belum saya temui secara langsung. Sepertinya mereka memang punya gerakan bawah tanah tersendiri Yang Mulia. Setelah ditelusuri, barulah kita tahu sendiri apabila King Khebe memang memiliki banyak musuh. Jadi sepertinya keadaan ini menguntungkan kita Yang Mulia," jawab Hoton "Bagus, kalau begitu berikan surat ini pada mereka. Dua jam lagi, kita adalah pertemuan, sekalian dengan beberapa orang lagi yang bergabung," ujar Khnurn. "Baik Yang Mulia," jawab Hot

