... "Silakan, Nyonya-nyonya," kata Kasim Hoton, begitu mereka sampai di gerbang istana dalam. "Dengar Ya Hoton. Aku harus mengatakan ini padamu," kata Ishkara. "Ampuni Saya Nyonya. Anda harus pergi," kata sang Kasim "Tuanmu mungkin bisa mengusir kami. Tapi tidak bisa menghindar dari ritual ini. Aku harap kamu memeorsiapkan semuanya dengan baik. Malam ini, akan ada pelayan yang mengirim segala sesuatu yang harus dilakukan oleh Putra mahkota. Besok pagi-pagi buta, penjemputan akan dilakukan," sambung Neyara. "Saya mengerti Nyonya. Namun saya tidak bisa meaksa Yang Mulia," ujar Hoton. "Pendeta Khizmur telah memberi mantra dan beberapa benda, agar Yang Mulia Khnurn menurut. Ini,' ujar Nyonya Neyara sembari memberikan dua buah kantong. Mau tidak mau Hoton harus menerimanya. "Itu adalah b

