... Nilemira yang merasuki tubuh Neith tersenyum, membuat tubuh Gistir melemah. Pendeta muda itu seolah terbius dan kemudian perlahan jatuh ke belakang. Punggungnya terhempas ke tanah pinggiran sungai Nil yang basah, tapi tatapannya tidak beralih sedikit pun pada sang Gadis yang masih mencekik lehernya. Senyuman manis Neith pun menjerat pemuda itu, seiring cengekeraman tangannya yang mengerat di leher Gistir. Kuku-kukunya mulai menancap dalam, dan beberapa menggores kulit sang dukun muda hingga berdarah. Khizmur yang sedari tadi tertegun. Tak mampu berbuat apa pun, hingg akhirnya dia tersadar dan menurunkan kembali gelang ular Milik Nilemira. "Tidaaaaaaaak!" jerit Neith yang kemudian melesat dan menyerang Pendeta Khizmur. Dia merebut gelang ular bermata merah itu, seraya memberikan puk

