Chapter 15. Kapten Menyatakan Cinta

1334 Kata

Keesokan paginya, Rani menjalani shift pagi di kantor. Begitu masuk ruang kerja, ia sibuk mengatur berkas di meja agar terlihat tidak punya waktu untuk memikirkan siapa pun. Namun, baru beberapa menit, suara langkah sepatu berderap mendekat. Seorang pria muncul dengan senyum dan membawa satu cup kopi. “Pagi, Rani,” sapanya riang, menaruh kopi itu di pinggir meja. "Ini buat kamu biar kamu makin semangat kerja." Rani tersentak, ia memaksakan diri untuk tersenyum. “Pagi, Kapten Gavi. Terimakasih kopinya, tapi saya sudah punya minuman sendiri.” Ia menunjuk s**u kotak di samping roti yang belum habis dimakan. "Tolong bawa kembali kopi Anda, Kapten. Saya tidak suka kopi, itu membuat lambung saya tidak nyaman." “Ah, begitu. Maaf ya, aku nggak tahu kalau kamu nggak suka kopi. Mulai besok aku

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN