Chapter 12. Masa Indah Dicintai

1096 Kata

Arka menutup pintu kamarnya perlahan, lalu menjatuhkan tubuh ke atas ranjang. Koper ia biarkan tergeletak begitu saja di lantai. Tatapan pria itu kosong menembus langit-langit kamar, tetapi pikirannya melayang jauh ke belakang. Arka masih ingat jelas saat pertama kali ia menyadari jika Rani selalu menatapnya. Waktu itu mereka masih duduk di bangku SMP, berangkat dan pulang sekolah bersama anak-anak komplek. Di antara kerumunan itu, tatapan Rani tak pernah lepas darinya. Ada rasa kagum di mata gadis itu. Arka pura-pura tak peduli, tapi diam-diam ia menikmatinya. Seringkali Arka meminjam catatan Rani. Alasannya karena ia adalah ketua OSIS yang harus memimpin rapat atau apapun itu hingga membuatnya tertinggal beberapa pelajaran. Rani tak pernah keberatan, bahkan rela menyalin ulang catat

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN