"Gue gendong ya" ucap rekal "Gak usah" ucap ana, ia menutupi pipi nya yang merah berseri. "Gue bakal di samping lu, selagi denan belom mati" ucap rekal, lalu ana menatap horor ketika rekal bikin pernyataan seperti itu. Ana terlelap dalam kamar apart rekal, setelah menganti baju nya dengan baju milik rekal. Rekal yang ingin pergi namun ditahan oleh tangan ana yang semakin mengerat kan pegangan nya. Tanpa sadar rekal tidur terduduk di lantai, dengan kepala yang tertidur di kasur tepat di tangan ana. "Kal" ucap ana, rekal yang mendengar mulai terusik, dan mengerjapkan mata nya. "Iya na" ucap rekal "Mau pipis" ucap ana, sambil tersipu malu. "Yaudah" ucap rekal, namun ana tak kunjung bergegas membuat rekal mengerutkan kening nya. "Eumm lu nya misi" ucap ana, rekal yang menyadari diri ny

