Raga, kamu masih di mana? Pria itu menghela napas kasar. Untuk ke sekian kalinya, ia mendapat pesan singkat dari perempuan yang bahkan sedang tidak ingin ditemuinya. Raga tahu, perempuan itu pasti hanya mencari-cari alasan saja meminta dirinya untuk datang. Lagipula, ia pun sudah bertekad untuk tidak terlalu memanjakan mantan sekretarisnya tersebut. Walau ia tahu betul bahwa saat ini perempuan itu tengah mengandung calon anaknya, tapi tetap saja, sepertinya Raga tidak harus selalu memenuhi keinginannya jika hal yang dimintanya tak terlalu menggentingkan. "Sori, Emily. Tapi gue gak mau terlalu manjain lo. Di dalam perut lo mungkin memang ada benih calon anak gue, tapi maaf, bukan berarti gue harus selalu datang saat lo minta kan. Gue udah berusaha buat memenuhi setiap kebutuhan lo, tapi

