75. Mandi Keringat di dalam Bioskop

1930 Kata

Film yang berlangsung di layar raksasa itu sudah selesai, tapi bahkan pasangan kekasih itu belum juga memiliki niatan untuk beranjak dari posisinya masing-masing. Ya, Amira seperti tidak ingin buru-buru bangkit dari duduknya. Dibanding mengajak kekasihnya untuk segera keluar dari theater tersebut, Amira justru malah merebahkan kepalanya di bahu Raga dengan begitu manja. "Ada apa?" tanya pria itu sembari menyentuh sisi wajah sang kekasih dan membelainya lembut. Saat Raga pikir Amira hanya ingin bersikap manja saja terhadapnya, justru yang terjadi malah sontak membuat Raga terkesiap kaget. Tanpa diduga, saat ini Amira tengah terisak pelan. Mendorong si pria yang sigap mencari tahu kondisi kekasihnya saat ini dengan cara membantu mengangkat kepala gadis itu dari bahunya. "Mi, kamu nangis?"

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN