Tok! Tok! Tok! "Sella, buka pintunya!" Dor! Dor! Dor! "Sella, buka pintu ini! Saya mau masuk! Tolong buka!" Tok! Tok! Tok! Sella yang tengah terbuai mimpi indah bersama Bima, mulai membuka mata yang masih terasa sepet. Ia pun meraba kasur, mencari ponsel yang seingatnya ia letakan tak jauh dari bantal. Jam masih menunjukkan jam dua belas malam, siapa orang yang berani membangunkan tidur nyenyaknya? Tak ingin menanggapi itu, ia pun kembali memejamkan kedua mata rapat. Tok! Tok! Tok! Dor! Dor! Dor! "Sella, buka pintu ini atau kamu saya pecat!" Sella membulatkan kedua mata lebar saat menyadari suara itu seperti suara Bima. "Pak Bima?" ucapnya sambil mengusap kedua mata. "Ngga mungkin, dia kan lagi kencan sama tunangannya. Mana mungkin dia ke sini, dan lagi aku baru saja bermimpi t

