Sikap Dingin Hilya

333 Kata

    Hilya semakin sering bermanja-manja dengan suaminya. Ah semoga saja dia bisa cepat hamil lagi. "Ngapain kamu senyum-senyum?" tanya Reyhan melihat istrinya senyum-senyum sambil melihatnya.    Hilya mengerucutkan bibirnya kesal, "Senyum Salah, Marah Salah. Emang ya perempuan itu serba Salah."   "Enggak kebalik?"    "Mana ada, orang aku mah apa-apa Salah mulu."   "Heleh." Reyhan meminum kopi yang dibuatkan Hilya.   "Mas Cek lagi yuk siapa tahu udah positif."   "Astaga, Hilya kamu Kan udah pengalaman punya anak mana ada baru buat semalem udah langsung jadi."   "Yakali aja," jawab Hilya sambil tertawa sedangkan suaminya hanya memutar Matanya malas. Hilya semakin sering menggoda suaminya. Reyhan juga semakin sabar menghapi Hilya, dia tidak mau lagi Hilya pergi seperti kemarin jadi d

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN