"Kita memang perlu waktu sendiri-sendiri untuk merenung masing-masing." **** "Mas ikut aku ke depan aku mau bicara," ucap Hilya berjalan lebih dulu ke depan tanpa memandang Reyhan sedikitpun. Reyhan memandang Hilya sendu kemudian menyusul Hilya di belakangnya. "Hil aku sama sekali enggak ngelakuin Itu, Hil. Tolong kamu percaya sama aku." "Aku percaya sama kamu," ucap Hilya membuat hati Reyhan tenang tapi sedetik kemudian Hilya melanjutkan ucapannya, "Tapi, biarkan Aku Sendiri di sini sampai kamu membuktikan kalau anak yang di kandung Tari Itu bukan anak kamu." "Hah. Hil, tapi aku enggak mungkin ninggalin kamu di sini sendiri sama anak-anak aku enggak mau. Kamu harus pulang sama aku Ayo Kita hadapin ini sama-sama, Hil. Aku mohon jangan kayak gini." "Kalau dulu aku

