"Tidak ada wanita yang baik-baik saja saat ada perempuan lain yang mengakui hamil oleh suaminya." **** Tari datang dengan raut angkuhnya ke kontrakan baru, Hilya. Hal yang mudah untuk tahu keberadaaj Reyhan di sana. Tari tersenyum sinis melihat kontrakan kecil Itu. "Emang Hilya tuh udah cocok tinggal di situ Aja enggak usah balik-balik lagi ke rumah karena yang pantes di rumah Itu aku bukan dia!" Tari berucap sendiri di jalan sebelum akhirnya datang ke rumah Itu. Dia sudah membuat rencana baru untuk menghacurkan rumah tangga Hilya yang baru dan dia yakin, rencananya ini akan berhasil. "Pak, saya hamil." Tari berucap to the point saat Reyhan berada di hadapannya dia malas berbasa-basi lagi biarin saja mereka langsung syok dengan penuturan Tari barusan. Bukan han

