Untuk Kaito

1585 Kata

“Eh? Kak Ren ketawa?” tanya Kaito. Wajar saja Kaito agak kaget. Yang dilihatnya sekarang memang hanyalah sebuah tawa kecil, tetapi itu jarang sekali terjadi. Biasanya Ren hanya tertawa sinis. Dia tertawa bukan karena hal lucu atau ada sesuatu yang membahagiakan. Tawanya yang kali ini, berbeda. Itu tawa yang tulus. Perlahan tawa Ren berhenti. “Kamu tu nggak cocok banget sama kalimat yang barusan kamu bilang.” Ah. Jadi perkataan Kaito tentang bagaimana dia akan menembak Minami yang membuat Ren tertawa. Kaito tersenyum menikmati sisa-sisa tawa di wajah Ren. “Mungkin aku harus bicarain tentang itu tiap hari biar bisa terus liat Kak Ren ketawa.” “Udah aku bilang itu nggak cocok sama kamu.” “Aku nggak peduli. Masa bodoh sama cocok atau nggak, yang penting Kak Ren ketawa dan aku bisa lia

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN