~~~~ Sesuatu yang membahagiakan, kerap kali disusul oleh hal yang akan menghancurkan semuanya. Bagaikan monster pemakan kesenangan, hal yang paling dibenci oleh remaja-remaja itu datang menghadang segala suka ria mereka. Ketegangan. Frustasi. Kerja keras, dan pengorbanan. Siapkah menghadapinya? ~~~~ Shella benci ini. Kenapa juga ia harus menulis sesuatu yang akan mengingatkannya pada ujian di buku hariannya!?!? Ada apa dengan tangannya!? Beberapa menit yang lalu tangan kanannya—yang seakan punya pemikirannya sendiri—bergerak menorehkan tinta pulpen ke atas kertas, dan membicarakan hal yang bersangkut pautan serta menyinggung kegiatan yang—tentu saja—dianggap sebagai siksaan dan cobaan untuk ana sekolahan macam dirinya. Dia menggeram. Dilemparnya pulpen yang masih tergenggam erat

