***** Beberapa hari berlalu, dengan keadaan kelas yang setengah tidak berubah. Beberapa anak kelas ada yang super penasaran dan bertanya padaku dan Ami soal yang terjadi kemarin. Namun, dengan kompak kami menjawab bahwa itu hanya kesalahpahaman. Dan, soal Rama…tak perlu ditanya. Anak itu seperti biasa, menjalani hari bagaikan gejolak kemarin hanya mimpi di siang bolong belaka. Aku berusaha mengenyahkan diri dari hal-hal yang bisa mengoyak fokusku untuk beberapa hari mendatang. Karena jelas, Ujian Nasional akan berlangsung lusa hari, dan amunisi harus dipersiapkan sejak dini. **** “Mulai besok aku nggak akan bisa pegang hape.” “Jadi, beneran ditahan?” Gadis yang sedang menyapu ubin-ubin berdebu itu membenarkan, sedangkan perempuan jangkung yang tengah mengangkat bangku ke atas meja be

