Nyaris lima menit lebih, tapi Tony tak juga turun dari mobil. Pria itu menatap rumah dua lantai di depannya yang tampak asri. Terlebih, lokasinya memang cukup jauh. Dan, antara satu rumah dengan rumah lainnya tak terlalu dekat. Ada dua petugas keamanan, satu pekerja pengurus kebun dan dua asisten rumah tangga. Dalam satu bulan, hanya tiga kali Tony bisa menyempatkan diri mendatangi rumah ini. Istrinya bisa curiga. Jika dia berpergian dengan alasan pekerjaan di luar kota terlalu sering. Istri? Tony mengacak-acak rambutnya dengan gerakan frustrasi. Bukankah, di dalam sana pun. Ada seorang wanita yang menyandang status yang sama? Meski terikat, karena sesuatu yang tak terduga. Suara ketukan pada kaca jendela mobilnya yang tertutup membuat tubuh Tony terlonjak. Mengerjap, pria itu menurun

