Chapter 025

1619 Kata

Leya dan Cilla sengaja datang sebelum jam makan siang, agar terhindar dari antrean yang biasanya panjang bukan main. Kini mereka sedang antre di urutan ke 3 dari depan meja pemesanan, kemudian Leya mengenali seseorang yang sedang antre di meja sebelah mereka, namun posisinya sedikit lebih di depan.   “Cil, dia si 'itu', kan?” tanya Leya setengah berbisik.   “'Itu' apa?” Cilla balik bertanya sembari celingukan mencari orang yang dimaksud Leya.   “Itu di depan, jaket merah.”   Kedua mata Cilla sontak mendelik begitu berhasil mengenali siapa yang dimaksud. “Oh, my! Kenapa dia juga ada di sini?”   “Tandanya jodoh tuh!” ledek Leya seraya tertawa kecil sembari menutup mulutnya. Akhirnya ia memiliki kesempatan untuk membalas dendam atas ledekan-ledekan yang Cilla berikan padanya.   “J

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN