Part 35

1711 Kata

Ruangan bernuansa monochrome adalah satu-satunya tempat kesukaan Devan yang membuatnya merasa tenang ketika dia sudah mulai kelelahan. Dan dimana lagi kalau bukan di kamarnya. Sembari duduk menghadap jendela kamarnya dengan ditemani secangkir teh hangat dan beberapa potong kue yang Fanya berikan untuknya sebelum ia pulang ke rumah. Flashback on "Dev, gue punya sesuatu buat lo." Ucap Fanya. Kedua tangannya ia sengaja sembunyikan dibalik badannya. "Apa? Hm..." "Lo merem dulu coba." Pintanya, Devan pun memejamkan matanya. "Ta....da..."  Prang "Yahhhh..... Jatuh." Devan membuka matanya dengan cepat dan melihat toples kecil berisi kue sudah tergeletak dilantai. "Yah, kue gue! Kenapa bisa jatuh si???" Ucapnya sembari memunguti kue yang berhamburan tidak jauh dari tempatnya. Melihat it

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN