SREEEEKKKKK.......
Suara gorden kamar dibuka, pantulan sinar matahari menyilaukan mata Rendra yang masih terpejam menjadi bangun dari tidur nya.
"Tangi le wes siang iki
"Hmm lagek posisi wuenak iki loh mbok jawab Rendra sambil meregangkan badan nya dikasur
"Tangi gek sarapan jarene arep ngenterke mbok berobat
Mendengar kalimat itu seketika Rendra bangun dari kasur nya dan duduk dipinggiran kasur yang hanya cukup untuk satu orang
"Ohiyo deng aku kan arep ngenterke si mbok yoo
Kata Rendra dengan nada semangat
"Iyo gek ndang tangi sarapan mandi kata si mbok sambil keluar dari kamar menuju kamar nya
"Iyo mbok kata Rendra sambil berjalan keluar kamar menuju kamar mandi untuk membasuh wajah nya
Seusai Rendra membasuh wajah nya dikamar mandi,Rendra berjalan menuju dapur untuk sarapan pagi.Sedangkan,nenek Rendra sedang berganti pakaian untuk bersiap berobat ke klinik dengan semangat karena akan diantarkan berobat dengan cucu kesayangan dan kebanggaan nya.
Selesai sarapan pagi Rendra bersiap mandi.
Tok.. Tok.. Tok
"Le wes urung mandi nya? Kata si mbok sambil mengetuk pintu kamar mandi
"Sek sediluk meneh lagek nganggo baju sek mbok enteni nang ngarepan ae jawab Rendra dibalik pintu kamar mandi yang sedang memakai kaos oblong berwarna hitam dan celana jeans panjang berwarna biru tua
"Iyo le
Nenek Rendra menunggu di kursi halaman depan.
Rendra berjalan ke halaman depan sambil menyalakan motor berwarna hitam dihiasi stiker garis berwarna biru milik ayah nya berplat khas daerah sumatera.
BRUM... BRUM...
"Ayo mbok naik kita berobat nang klinik ngarepan pasar ae opo arep berobat nang klinik lain?tanya Rendra
"Seng ngarepan klinik ae le yang agak besar an,lengkap klinik nya jawab nenek Rendra sambil naik motor dijok belakang Rendra
"Yowes berangkat
"Alon alon ae le kata nenek Rendra sambil tersenyum
"Iyo mbok jawab Rendra sambil mengendarai motor nya melewati jalan berbatu dan disekelilingi hutan karet.
Setelah menempuh 30 menit perjalanan mereka sampai di klinik tujuan.Rendra memarkirkan motor nya tidak jauh dari pintu masuk klinik.Klinik yang memiliki tingkat berlantai 2 merupakan klinik yang lengkap didaerah kawasan rumah nenek Rendra,diklinik ini hampir semua poliklinik membuka praktek.Klinik ini juga memiliki fasilitas Instalasi Gawat Darurat sayang nya,klinik ini belum memiliki fasilitas ruang rawat inap.Maka,dari itu nenek Rendra memilih untuk berobat diklinik ini.
"Mba saya mau daftar berobat masih bisa? Tanya Rendra pada petugas pendaftaran klinik yang letak nya tidak dari pintu masuk klinik
"Iya bisa mas..mohon diisi dulu formulir data pasien nya yak kata petugas sambil menyodorkan kertas formulir pada Rendra
Rendra mengisi data diri nenek nya sebagai pasien di formulir nya.Rendra memilih untuk berobat di poli paru karena,nenek Rendra batuk tak kunjung sembuh.
"Ini mba sudah Kata Rendra sambil menyodorkan formulir yang sudah dia isi
"Iya silahkan ditunggu ya mas nanti tunggu dipanggil
"Iya mba makasih
"Sama sama mas
Rendra kembali duduk disamping nenek nya.
"Uhuk uhuk uhuk piye le?tanya nenek Rendra sambil menutup mulut nya yang sedang batuk
"Nanti dipanggil mbok
Selang beberapa menit kemudian nama nenek Rendra dipanggil perawat yang bertugas di bagian poliklinik paru
"Nyonya Sunjiatun panggil perawat dengan nada keras supaya terdengar
"Uhuk Uhuk Iya mba saya jawab nenek Rendra sambil berjalan ke arah tempat duduk perawat yang memanggil nya
"Silahkan duduk ibu,bu sebaiknya kalau batuk pakai masker ya supaya tidak kemana mana batuknya Kata perawatnya dengan ramah
"Iya mba suster makasih saran nya kata nenek Rendra sambil duduk dikursi berhadapan dengan perawat
"Diukur dulu tensi nya ya bu,boleh pinjam tangan nya bu
"Ohiya sus kata nenek Rendra menuruti arahan perawat
"Hasil tensi nya normal ya bu hanya berat badan nya aja yang kurang bu Kata perawat
"Iya nih sus saya belakangan kurang nafsu makan keluh nenek Rendra
"Iya nanti disampaikan aja ya bu keluhan nya ke dokter silahkan masuk ke ruangan dokternya bu
"Iya sus,sus boleh engga saya minta temenin cucu saya ke dalem nya? Tanya nenek Rendra sambil bersiap masuk ke ruangan dokter
"Ohiya silahkan bu
Sebelum membuka pintu ruangan dokter nenek Rendra memanggil cucu nya untuk minta ditemani ke dalam ruangan.
"Le Rendra temenin ayoo ajak nenek nya sambil memanggil Rendra dari jauh
"Iyo mbok jawab Rendra sambil memasukkan handphone nya ke dalam kantong untuk melihat apakah ada pesan masuk atau tidak
Tok...Tok..Tok...
"Assalamualaikum permisi dokter sapa Rendra pada dokter yang sudah menunggu di kursi nya dalam ruangan
"Iya silahkan masuk,silahkan duduk
Rendra menempati tempat duduk yang berhadapan dengan dokter dan dibatasi meja dokter
"Gimana keluhan nya apa tanya dokter pria paruh baya yang duduk memakai jas dokter berwarna putih
"Begini dokter nenek saya sudah kurang lebih 2 bulan batuk engga sembuh sembuh dokter Jawab Rendra
"Waduhh sudah lama banget bu kenapa engga langsung berobat
"Sudah dokter baru minum jamu sama obat warung aja nenek Rendra melanjutkan obrolan
"Kalau memang tidak sembuh juga langsung berobat bu jangan hanya mengandalkan obat warung sekarang,keluhan nya apalagi bu selain batuk dokter melanjutkan pertanyaan nya pada nenek Rendra
"Begini dokter kalau malam saya suka keringetan dokter padahal hawa nya engga panas,nafsu makan berkurang kadang d**a saya juga nyesek dokter
"Hmm begitu ya sudah silahkan berbaring di kasur Ini bu biar saya periksa dulu perintah dokter
"Iya dok
Kemudian nenek Rendra berbaring dikasur.
"Maap ya bu saya periksa dulu kata dokter sambil memasang stetoskop ke kuping nya dan menempelkan ke bagian rongga d**a nenek Rendra
"Iya silahkan dok kata nenek dengan nada pasrah
"Coba tarik napas bu kata dokter sambil mendengarkan stetoskop nya dan mengamati pergerakan nafas rongga d**a nenek Rendra
"Iya dok huuufhht jawab nenek menuruti perintah dokter
Rendra yang sedari tadi hanya menyimak dokter yang sedang memeriksa keadaan nenek nya dengan rasa khawatir dan cemas.Nenek dan dokter kembali ke tempat duduk masing masing setelah selesai memeriksa keadaan nenek Rendra.
"Jadi gimana dokter keadaan nenek saya? Tanya Rendra dengan nada cemas
"Nafas nya kurang bagus mas efek dari batuk yang terus menerus,sehabis ini periksa dahak sama rontgen d**a nya ya bu saya kasih pengantarnya untuk melakukan pemeriksaan lebih lanjut Kata dokter sambil menulis di formulir pemeriksaan dahak dan rontgen
"Iya dok manut
"Nanti kalau sudah ada hasilnya kembali ke sini lagi kan dokter? Tanya Rendra memastikan
"Iya mas.nah,ini yang dahak ke bagian laboratorium sedangkan rontgen ke bagian radiologi ya tapi sebelumnya ke kasir dulu untuk melakukan tembakau kata dokter sambil menyodorkan formulir pemeriksaan ke Rendra
"Maaf dokter sebelum nya apakah ada obat yang perlu diminum nenek saya dulu? Tanya Rendra
"Ohiya ini saya buatkan resep untuk batuk nya dulu ya sementara sambil menunggu hasil nya keluar jawab dokter sambil mencatat obat resep nya
"Memang hasilnya engga bisa sekarang dokter?Tanya nenek Rendra
"Engga bu untuk yang dahak besok nanti dijelaskan sama petugas laboratorium nya ya
"Iya dok
"Nah ini nanti ditebus ke apotik ya mas, besok kalau sudah ada hasil kembali ke saya untuk periksa lanjutan
"Iya siap dokter terimakasih arahan nya dokter Kata Rendra sambil berdiri pamitan bersama nenek nya
"Terimakasih ya dokter ucap nenek Rendra
"Iya sama sama bu
Mereka berdua keluar ruangan.Rendra pun mengurus pembayaran untuk pemeriksaan dahak,rontgen dan menebus obat ke apotik sedangkan nenek nya menunggu Rendra duduk dikursi dekat Laboratorium.
"Iki wes selesai mbok enteni rene ae ta ke lab sek
"Iyo kata nenek Rendra menuruti arahan nya
Rendra berjalan ke loket Laboratorium untuk menyerahkan formulir pemeriksaan milik nenek nya.Selesai mendapatkan arahan cara penampungan dahak Rendra mengajak nenek nya ke bagian Radiologi untuk melakukan pemeriksaan rontgen
Setelah melakukan rangkaian pemeriksaan dan membawa obat.Mereka kembali pulang disepanjang perjalanan nenek nya hanya terdiam begitu pun Rendra suasana hening sampai saat sudah saat mau sampai Rendra memecah keheningan dengan memberikan semangat kepada nenek nya supaya tidak kepikiran dengan penyakit apa yang nanti di diagnosa dokter
"Mbok ra sah dipikir yo kan onok aku karo bapak yang sayang sama si mbok yang selalu ada buat si mbok.Mesti semangat enggeh?kata Rendra memberi semangat sambil mengendarai motor nya
"Iyo le jawab nenek Rendra yang duduk dijok belakang Rendra dengan rasa haru