20. HOW?

1072 Kata

Cia mendorong kursi roda itu dengan gembira menyusuri lorong rumah sakit yang sudah ramai orang berdatangan. Ada yang sekedar menjenguk, dan ada yang berkunjung karena ingin berobat. Pagi ini, Cia membawa Revan untuk keluar mencari angin segar. Walau sebenarnya, Revan masih kuat untuk berdiri dan berjalan. Namun, itu semua dilarang keras oleh Cia. Gadis itu kekeh menyuruh dirinya duduk di kursi roda dan menuruti perintahnya. Bahkan, ibunya pun hanya mengangkat tangannya tidak ingin membela dirinya. Yang artinya, ibunya setuju apa yang dikatakan oleh Cia. "Kak Revan mau makan apa? Bubur, atau nasi goreng? Atau apa? Biar Cia beliin. Katanya di sana makanannya lumayan enak," tawar Cia sedari tadi tanpa henti. "Gue nggak lapar, Cia. Kita nyantai di taman aja, ya?" balas Revan. Cia tiba

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN