15. SI MERONA

1358 Kata

Baru saja Revan melangkahkan kakinya memasuki rumah. Suara menggelegar dari ibunya sudah terdengar. Ia mengernyit. Tumben, ibunya marah-marah sore hari. Di tambah, siapa yang menjadi mangsa ibunya? "Maaf, Tante. Jessie nggak sengaja. Tapi tenang, Si Merona udah Jessie kasih ke bengkel yang handal. Jadi, Tante nggak usah khawatir." Revan memasuki kawasan dapur saat mendengar suara dari arah sana. Ia benar-benar bingung saat melihat Jessie beserta ibunya berhadapan. Zara dengan kedua tangan terlipat di d**a. Sedangkan Jessie menunduk sambil meremas jari-jarinya. "Ma?" ucap Revan dengan nada ragu. Sontak Zara dan Jessie menoleh. Tanpa aba-aba, Jessie berlari dan berlindung di balik tubuh Revan dan memegang lengan cowok itu dengan erat, sambil melirik ke arah Zara dari sela-sela lengan

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN