“Lalu gimana dengan kelompok yang menyerang itu? Apa mereka berhasil kalian tangkap?” “Berhasil, Mas. Kami menangkapnya dalam keadaan tak satupun dari mereka yang terluka berat, hanya luka balasan dari kami yang berusaha bertahan.” Alvar mengangguk. Tanda apresiasinya karena para juniornya itu tidak lantas gelap mata menyerang warga sipil, meski dalam hal ini mereka berhak melakukannya. “Di mana mereka sekarang? Biarkan saya—” “Cukup. Cukup.” Aroha menyela, entah sudah sejak kapan kembali di dekat mereka dan kini menarik satu persatu junior Alvar dari ranjang pria itu agar menjauh. “Cukup bicara soal pekerjaannya, ya? Letkol kalian ini masih harus banyak istirahat, jadi karena kalian udah lihat Mas Alvar baik-baik aja, bisa tolong tinggalkan dia dan biarkan senior kalian ini melakukan

