MEMBUJUK

1061 Kata

Sementara itu didalam lift, hanya ada Verdi dan neneknya. Wajah wanita tua itu dipenuhi kemarahan, tak sekalipun dia melirik cucunya yang berdiri disampingnya. “Kenapa kamu membawa w************n itu ke perusahaan? Pecat dia atau nenek sendiri yang akan melakukannya! Kalau kamu tidak menurutiku akan kupastikan w************n itu akan menderita hidupnya!” Suara wanita tua itu terdengar tegas dan dingin. Aura kemarahan dan kebencian terpancar jelas diwajahnya. Sejak memasuki lift dia enggan untuk menatap cucunya itu. Dia benar-benar marah pada Verdi. Ekspresi wajah Verdi terlihat sendu menatap neneknya. “Reina bukan w************n seperti yang nenek pikir! Dia istriku! Suka atau tidak suka, dia adalah istriku! Lagipula dia sudah terikat kontrak dengan perusahaan. Aku tidak bisa memecatnya

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN