Tak kembali

1814 Kata

Selesai pemakaman. Joana duduk di kamarnya dalam kegelapan. Dia tak melakukan apapun. Tidak makan, dan tak mau bicara. Joana hanya duduk diam seperti patung, menatap potret Tuan Lee yang diletakkannya di samping tempat tidurnya. "Jo ...." Wooseok mendorong sebuah koper. Dia meletakkan koper tersebut lalu perlahan mendekati Joana, "Apa aku benar-benar harus pergi?" Wooseok menatap Joana nanar. Namun, Joana hanya diam, bahkan tak melihat kearahnya sama sekali, "Jo, ini memang salahku. Aku minta maaf. Aku mencintaimu, kau tahu kan? aku benar-benar mencintaimu," Joana menutup mata menahan amarahnya, "Pergi dari sini, kumohon. Setiap melihatmu hatiku sakit. Kau dan wanita itu ... aku sangat membenci kalian, pergi dari sini!" "Jo, beri aku kesempatan ..." "Tak ada kesempatan. Kau sudah kupec

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN