satu-satunya cara

1043 Kata

"Halo ... A-Apa!" Joana tampak panik. Tangannya gemetar hingga menjatuhkan gawainya. "Jo, ada apa?" "Tae Ho ... Tae Ho!" Jinyoung terbelalak. Jinyoung menggenggam tangan Joana erat untuk menenangkannya, "Semua akan baik-baik saja," ucap Jinyoung lalu mereka berdua bergegas meninggalkan pesta. "Ada apa ini?" Wooseok yang melihat ekspresi tak biasa dari Joana berniat mengejar. Namun, Seulgi tiba-tiba menggenggam tangan Wooseok. Seulgi menggeleng sebagain tanda Wooseok tak seharusnya ikut campur masalah Jinyoung dan Joana. Wooseok menarik ikatan dasinya dengan kesal lalu beranjak pergi. Seulgi mengikuti Wooseok setengah berlari. "Oppa, mau kemana? pestanya belum selesai," "Pulang. Aku tak ingin berada disini." "Tapi ... Oppa tak boleh pergi begitu saja. Ayo kita pamit ke sutradara dan

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN