"Karena bekas operasiku sudah sembuh ... jadi kita bisa melakukan hal lain, lebih dari sekedar ciuman," Joana mengedipkan matanya. Wajah Wooseok langsung memerah, dia mundur beberapa langkah, lalu menatap Joana dengan ekspresi aneh. "L-Lebih dari sekedar ciuman? m-maksudnya ... yang seperti ini?" Wooseok menyatukan kedua ujung telunjuknya, hal itu terlihat lucu di mata Joana, hingga Joana terkekeh. "Terserah padamu mau yang seperti apa," Joana menyentuh d**a Wooseok dengan telunjuknya. "T-Tapi ... a-aku, aku hanya ingin ciuman ..." Wooseok menggaruk kepalanya yang tak gatal. Dia gugup dan salah tingkah. Joana mendekati Wooseok. Wooseok semakin gugup, dia kembali mundur beberapa langkah. Joana menyeringai, dia menyentuh leher dan dadanya. Merasakan dirinya sendiri, lalu perlahan membuka

