Chapter 34

1818 Kata

malam ini Daren terlihat begitu susah memejamkan matanya. sudah hampir satu minggu ia tak berkabar dengan Rain. dan hal itu berhasil menghancurkan karismanya sebagai seorang pangeran sekolah. Ya walaupun ia sudah lulus dan belum berkunjung ke sekolah. namun apa boleh buat. ia masih harus bersabar sampai hari yang sudah ditentukan. sampai saat di mana ia membuka cafenya untuk pertama kalinya. Dan itu bertepatan dengan hari ulang tahunnya. Daren begitu antusias dengan cafe yang ia buka, karena memang Sedari Dulu ia sangat ingin mempunyai kedai kopi tersebut dan momen ulang tahunnya sengaja ia ambil untuk hari pembukaan bisnisnya. Awal mula Daren menyukai dunia kopi, saat itu ia berkunjung ke rumah nenek Kevin di bogor. Dan saat itu neneknya Kevin sedang membersihkan ladang kecilnya ya

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN