Jesika terpaku sambil memegangi pipinya yang panas karena ulah Naresya. "Kak Naresya kamu gila!!" "Iya aku gila, kenapa? Kamu pikir aku nggak tahu kamu kesini mau baikin aku biar aku pilih kamu." "Kalau sampai aku pilih kamu buat kerjaan ini berarti aku yang gila!!" Naresya berbalik dan melempar beberapa kertas yang dia ambil. Srek.... Kertas itu berterbangan didepan wajah Jesika. Sedangkan file yang berisi sama seperti berkas itu tersebar luas masuk ke dalam ponsel semu karyawan dan juga manager Jesika. Tangan Jesika gemetar melihat lembaran demi lembaran yang berisi dirinya. Bukan hanya foto dirinya tapi disana Jesika juga bersama banyak laki laki yang berbeda. Mata Jesika melotot, dia menatap Naresya tak percaya karena dia bisa mendapatkan semua itu tanpa terkecuali.

