Matahari menampakkan diri. Sinarnya membias ke jendela, membuatku mengernyit. Begitu membuka mata, aku bangkit seraya meregangkan tubuh. Kupandang dinding kayu di depan dan membuang napas. Aku bangkit dengan sigap menuju kamar mandi. Sekitar sejam kemudian aku keluar dari tempat penginapan dengan pemandangan laut lepas. Ini adalah tempat kelima yang kudatangi sejak keluar dari kantor Aksara. Setelah pulang dari Sumba, aku bertandang ke Pulau Gili Labak. Aku memejamkan mata merasakan embusan angin membelai wajah. “Gila, udah lama nggak liburan seasyik begini.” Aku berlari ke tepi pantai, melihat perahu-perahu karam yang tak dijalankan. Kubuka novel yang kubawa dan mulai membacanya dengan selipan senyum. Gadis Bertudung Merah dan Serigala yang Bertanya pada Tuhan Mengapa Ia Diciptakan Me
Unduh dengan memindai kode QR untuk membaca banyak cerita gratis dan buku yang diperbarui setiap hari


