“Hallo Auntie from Indonesia!!” Rabiah tertawa begitu bertatap muka dengan si kembar Aahil dan Almeera. Tidak secara langsung namun melalui skype. “Hallo Aahil, hallo Almeera. Assalamu’alaikum.” Sapanya tertawa renyah melihat semangat dua bocah yang selalu berhasil menghiburnya. “Ayo Aahil, Almeera dijawab salamnya sayang.” Ucap Aira disela-sela usahanya membuat anaknya duduk tertib. Sayangnya, kedua bocah itu terlalu bersemangat untuk bisa menuruti keinginan ibu mereka. Alih-alih duduk keduanya sibuk meloncat-loncat seperti sedang memamerkan sesuatu. “Wa’alaikumussalam Auntie. Minggir! Aahil duluan yang mau ngomong.” Aahil yang pertumbuhannya semakin pesat berusaha mendorong adiknya dari sisinya. “Tidak! Almeera duluan yang ada disini!” pekik Almeera tidak mau kalah. Keduanya saling

